Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts

10.3.12

New Layout

new design by me

Footer with my lovely blogroll


 So lovely......!!!
(gn)

19.2.12

Adik Bungsu - Memang Wajah Indonesia

Gambar dipinjam dari sini

Saya adalah salah satu penggemar film televisi (ftv) yang ditayangkan oleh SCTV, yang bertajuk Sinema Wajah Indonesia. Dan baru saja saya relakan waktu tengah malam saya untuk menonton sajian Sinema Wajah Indonesia malam ini yang berjudul Adik Bungsu.

Dalam ftv ini diceritakan kisah tentang Nirwan, seorang pegawai honorer yang bercita-cita ingin menjadi pegawai negeri. Anak bungsu dari 4 bersaudara ini pun sudah beberapa kali mengikuti tes ujian penyaringan pegawai negeri sipil namun belum mendapat kesempatan untuk lulus. Bertemulah ia dengan seorang calo bernama Hartawan, famili dari mantan camat tempat ia tinggal. 

Dari Hartawan, ia mendapat banyak informasi betapa peliknya jalan menjadi seorang pegawai negeri sipil. Bahkan pintar saja tidak cukup. Hartawan bahkan menunjukkan bahwa separuh pegawai negeri sipil yang ada di kantor Nirwan tak akan bisa menyandang status yang mereka miliki sekarang tanpa bantuan dirinya.

Nirwan yang sudah kepalang tanggung dan ingin untuk mampu mewujudkan harapan ibunya agar dirinya menjadi pegawai negeri sipil seperti ayahnya pun terbujuk untuk mengikuti saran dari Hartawan untuk membayar sejumlah uang guna memperlancar jalan.

Disampaikanlah biaya yang harus ia keluarkan tersebut pada ibunya. 50 juta. Ibunya yang lugu dan polos pun bertanya dan Nirwan menyampaikan perihal bahwa sekarang biaya untuk tes masuk pegawai negeri sipil naik dan begitulah biaya yang harus dikeluarkan. Nirwan pun meminta pada ibunya untuk menyiapkan uang sejumlah demikian.

Ibu Nirwan yang memang sangat berkeinginan agar putranya tersebut mampu mengikuti jejak ayahnya akhirnya mencoba untuk menghubungi kakak Nirwan yang pertama untuk membantu adiknya agar dapat mengikuti tes pegawai negeri yang akan segera diadakan. Dihubungilah kakak Nirwan tersebut melalui telepon.

Kakak Nirwan yang pertama (perempuan) adalah anak yang paling shuttle perekonomiannya. Dia dan suaminyalah bahkan yang selama ini mengkuliahkan Nirwan dan membelikan Nirwan motor. Singkat cerita setelah berdiskusi dengan suaminya, intinya ia dan suami merasa keberatan bila harus menanggung biaya 50 juta itu sendirian, lagian selama ini merekalah yang selalu menjadi jujugan masalah keuangan. Kakak pertama Nirwan tersebut akhirnya menghubungi 2 adiknya lagi (kakak Nirwan yang kedua dan ketiga) agat turut berswadaya mengumpulkan 50 juta tersebut.

Kakak Nirwan yang kedua (laki-laki) adalah pengusaha kecil penyewaan alat-alat pesta. Istrinya merasa keberatan ketika kakak pertama Nirwan meminta untuk menyumbang 10 juta. Alasannya keperluan anak-anak mereka pun juga penting untuk diprioritaskan.

Kakak ketiga Nirwan (perempuan) memiliki usaha rental internet dengan suaminya yang berasal dari Madura. Suaminya ini termasuk orang yang agamis, sehingga ia menolak menyumbang 10 juta dengan alasan karena menyogok itu dosa. Uang yang mereka miliki pun hendak dipergunakan melunasi pembangunan warnet. Mereka sendiri juga mengeluh karena termasuk keluarga dengan perekonomian pas-pasan.

Mengetahui hal ini, marahlah kakak pertama Nirwan. Ia meminta adik-adiknya untuk berkumpul di rumahnya guna rapat keluarga.  Ketika mereka bertiga sedang rapat di ruang makan kediaman kakak pertama Nirwan, Nirwan menunggu di ruang depan. Ketiga kakak Nirwan berdebat tiada henti. Kakak pertama Nirwan mengingatkan dua adiknya bahwa ini adalah harapan mama dan jangan sampai mengecewakan mama, apalagi mama sangat mendambakan Nirwan yang memang anak kesayangannya agar dapat mewujudkan harapannya sebagai pegawai negeri sipil. Ia juga mengingatkan bahwa agar kedua adiknya ini sekali-kali juga turut tangan membantu perekonomian mama dan Nirwan, jangan hanya dirinya. Masak diminta masing-masing 10 juta saja susah padahal dia yang jumlah nominalnya lebih banyak 30 juta. Kakak kedua Nirwan mengungkapkan bahwa anak-anaknya juga membutuhkan uang pendidikan, jadi tabungan yang dimilikinya adalah sangat penting. Sedangkan kakak ketiga Nirwan beralasan uang tersebut untuk modal warnet dan menyampaikan pesan suaminya bahwa menyogok itu dosa. 

Perdebatan seru, bahkan akhirnya merembet pada kecemburuan kakak kedua dan kakak ketiga Nirwan yang mana kakak pertamanya selalu saja mau dan bingung untuk membantu Nirwan tetapi ketika dimitai bantuan oleh mereka berdua tak pernah bersedia. Nirwan yang ada di ruang depan mulai merasa jengkel dan panas, lalu berpamitan dan pulang.

Sesampai di rumah, ibu Nirwan menanyakan terkait hasil rapat kakak-kakak Nirwan. Nirwan mengungkapkan 'gagal'. Bahkan Nirwan menyatakan pada ibunya bahwa biarlah nanti kalo ia tidak lulus tahun ini dalam tes, ia hendak mengikuti Zulfikar (sahabatnya yang kebetulan sedang pulang kampung) untuk menjadi ABK (Anak Buah Kapal) saja. Ibunya yang mendengar marah dan tidak setuju. Dia berkata agar bagaimanapun Nirwan harus lulus tes tahun ini.

Malam itu pun menjadi malam yang sangat menyengsarakan bagi ibu Nirwan. Ia tak bisa tidur tenang, bahkan menangis dalam tidurnya. Ia tak mampu membayangkan bagaimana bila anak kesayangannya itu menjadi pelaut yang pulang tak tentu dalam hitungan tahun dan berlayar menantang ombak. Dia mencoba menghubungi kakak-kakak Nirwan kembali, menceritakan keluh kesahnya.

IbuNirwan yang merasa bahwa ketiga kakak Nirwan tidak bisa membantu, akhirnya memutuskan untuk mengusahakan uang tersebut sendiri. Sedangkan kakak-kakak Nirwan usai mendapat telepon curhatan mamanya, menjadi gelisah tak tentu bahkan terkadang emosinya tak terkontrol. Mereka juga bingung bila mamanya sedih. Mereka pun juga tak mampu membayangkan bila Nirwan menjadi pelaut. 

Istri kakak kedua Nirwan yang melihat hal tersebut akhirnya menghiklaskan dana pendidikan untuk anak-anaknya dipergunakan lebih dulu untuk Nirwan. Kakak kedua Nirwan pun senang dan guna menutupi keuangan keluarga, ia menaikkan harga sewa peralatan pesta miliknya. Kakak ketiga Nirwan dan suaminya akhirnya juga mengikhlaskan uang modal usaha warnetnya untuk Nirwan. Ia pun juga menaikkan harga rental game internet dan komputernya. Kenaikan harga-harga ini pun memberikan cerita unik tersendiri, yang mana mendapatkan protes dari langganan-langganan mereka. Tapi apalah daya, berhubung sedang butuh uang banyak.

Tanpa diketahui oleh Nirwan dan kakak-kakaknya, ibu Nirwan hendak menjual tanah warisan almarhum suaminya pada Pak Haji yang memang sedari dulu tertarik untuk membeli tanah tersebut. Datanglah ia ke kediaman Pak Haji. Pak haji yang menyambut senang bertanya alasan Ibu Nirwan tiba-tiba berniat untuk menjual tanah. Ibu Nirwan pun menceritakan tentang biaya tes masuk pegawai negeri sipil yang semakin mahal, tahun ini 50 juta. Pak Haji yang heran pun bertanya, tahu dari siapa, padahal anaknya tahun kemarin masuk pegawai negeri sipil tetapi tidak sebegitu besarnya. Ibu Nirwan pun menceritakan tentang Hartawan, kenalan Nirwan. Pak Haji yang kaget, memberikan informasi bahwa Hartawan juga sempat mendekati anaknya, namun mereka menolak dengan alasan Hartawan adalah calo. Ibu Nirwan yang mendengar kata calo seketika berubah raut muka. Ia yang memang lugu dan polos, pamit pulang dan setibanya di rumah marah habis pada Nirwan dan meminta Nirwan untuk mengantarnya ke Jakarta, ke rumah kakak Nirwan saat itu juga.

Di kediaman kakak pertama Nirwan, kakak-kakak Nirwan beserta pasangan-pasangannya sudah menunggu. Begitu datang, ibu Nirwan marah. Ia marah karena tak ada satupun yang memberi tahunya bahwa  Hartawan adalah calo dan uang 50 juta tersebut adalah untuk menyogok.

Kakak-kakak Nirwan berpikir bahwa ibunya sudah mengetahui hal tersebut. Mereka hanya ingin membahagiakan dan mewujudkan harapan mamanya. Suami kakak ketiga Nirwan juga mengungkapkan bahwa ia sudah berusaha mengingatkan, namun suaranya tak didengar oleh kakak-kakak Nirwan.

"LEBIH BAIK MERELAKAN ANAK BUNGSU MENJADI ANAK BUAH KAPAL, DARI PADA MENCAMPURI ANTARA HAK DAN YANG BATIL (PNS tidak legal). Jangan mengambil hak orang lain," marah ibu Nirwan.

Akhir cerita, Nirwan akhirnya memutuskan menjadi anak buah kapal. Ia pergi bersama dengan Zulfikar, sahabatnya yang memang sudah terlebih dahulu menjadi ABK. Ibunya pun ikhlas melepas kepergian putra kesayangannya tersebut. Sedangkan Hartawan, sang calo? Ia sibuk menerima banyak pembayaran dari orang-orang yang ingin mempermudah jalan. Ada yang membayar kontan, ada yang bayar mobil, gadai tanah, dan sebagainya.

Nah, saya belajar banyak dari cerita film sederhana ini. Apalagi kadang dalam hidup kita seringkali ingin mempermudah diri, tak peduli apapun jalannya. Yah inilah wajah indonesia. Bahkan sudah rahasia umum yang diketahui bersama, bahwa calo pns beredar banyak dari yang model tipu-tipu sampai yang memang benar adanya dapat membantu 'mempermulus'. Melalui sinema ini, kita disentil  tentang fenomena sosial di masyarakat yang memang jamak terjadi dan saya yakin yang tersentil pun pasti mengulas senyum.

LEBIH BAIK MERELAKAN ANAK BUNGSU MENJADI ANAK BUAH KAPAL, DARI PADA MENCAMPURI ANTARA HAK DAN YANG BATIL (PNS tidak legal). Jangan mengambil hak orang lain. - Ibu Nirwan- 

Seberapa banyakkah dari kita yang mampu berucap demikian? (gn)

6.12.11

Yes Ladies, We are Beautiful.... :)

Lagi suka lagu ini. Memotivasi sekali untuk seluruh perempuan yang ada di manapun. Love love love so much! Saya bukan pecinta Chibi, tapi sukaaa banget ama lagu ini! Bikin rada haru setengah tersanjung gimana getoh sebagai perempuan :-). At least.., jadi rada ngelirik girlband satu ini juga deh ;-).

CherryBelle - Beautiful

don’t cry, don’t be shy
kamu cantik apa adanya
sadari syukuri dirimu sempurna
jangan dengarkan kata mereka
dirimu indah pancarkan sinarmu wo oww

you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu
you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu

don’t cry, don’t be shy
kamu cantik apa adanya
sadari syukuri dirimu sempurna
jangan dengarkan kata mereka
dirimu indah pancarkan sinarmu wo oww

you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu
you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu

tahukah dirimu berbeda istimewa
kau bisa membuat mereka jatuh cinta

you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu
you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu

you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu
you are beautiful, beautiful, beautiful
kamu cantik cantik dari hatimu





Nah ni versi live mereka, bukan 'lipsing'


Yes Ladies, We are Beautiful. (gn)

22.10.11

Main Hati Banget Plus Menguras Emosi

Drama korea yang berjudul "My Girl Friend Is Gumiho" sangat sangat sangat sangat mempermainkan perasaan saya. Penokohannya, alur ceritanya, penyajiannya mengoyak hati banget dah (ups sungguhan deh, bukan maksud lebay :-p).

16.10.11

Welcome My CQ42-457TU


CQ 42-457TU



Di antara seri CQ42 yang muncul dalam berbagai varian, CQ42-457TU menjadi seri terbaru dengan harga paling murah. Cocok untuk saya yang memang mendambakan notebookbaru dengan dana terbatas (hehehe :-p)
Namun demikian, jangan menuding produk ini murahan. Pasalnya, spesifikasi yang diusungnya ternyata tidak “serendah” harganya loh (serius!).

21.5.11

Baby Make Happy

Kehadiran seorang anak membuat wanita semakin bahagia dan merasa sempurna. Yes, i believe it. Abby with her husband and their love boy, Beckham, sukses membuat saya manyun dan iri habis atas apa yang belum dimiliki sebagai seorang lajang.

Menemukan tanpa sengaja blog milik Abby, mambaca sekilas beberapa tulisan di halaman mukanya, sukses mendorong saya untuk membuka halaman tulisan-tulisan terdahulu milik Abby. Membacanya lagi, terus, lagi, terus, lagi, terus, lagi dan lagi.

Ulasan sederhana tentang sebagian besar kehidupan pribadinya membesarkan putranya bersama sang suami, menunjukkan bagaimana bahagianya ia dan antusiasnya Abby melalui hari-harinya dengan keluarga.

Inspiration from BABBLING ABBY.
Membuat saya juga berkeinginan untuk memiliki keluarga kecil dan menuliskan berbagai ceritanya kelak seperti Abby. (gn)

26.4.11

Mengenang Fs

"Eh punya Fs gak? Minta dunk," yah kalimat seperti ini pernah berjaya di eranya. Sebelum tergusur oleh Fb dan Twitter.

Lama tak pernah membuka akun saya di Fs, saya dibikin terkaget-kaget ama Fs plus tampilan barunya.

"Loh? Kok gini," hahaha begitulah reaksi saya ketika membuka lembaran awal FsDisitu saya juga bingung kok ada kata Game Online? Apa benar ini Fs yang itu? Saya coba tengok lagi alamat yang saya ketik di part browser. Hmm bener kok. Loh, loh, loh? Kok sekarang begini?

Saya coba memasukkan akun yang pernah saya pakai dulu. Daaannn...., bisa, masih bisa. Tapi..., loh kok aku diminta konfirmasi nama, dan lain-lain lagi? Halah-halah 'ono opo iki'?.

Seingat saya, saya terakhir membuka Fs sekitar tahun 2009. Dan itu pun masih seperti yang dulu kok ketika saya pertama kenal Fs tahun 2003.

Walau sudah jarang saya buka setelah ngungsi ke Fb, ketika itu saya cukup senang nostalgia melihat kumpulan daftar testimonial di wall Fs saya. Hahaha jaman dulu pe berebut bookk buat minta temen nulis testi-nya buat kita. Anak gaul dulu seolah sepakat barang siapa yang daftar testi-nya bejibun berarti dia lumayan top, hahaha alay. Apalagi jaman segitu Fs seolah jadi obat buat mengumpulkan kawan-kawan lama. Padahal kalau mau buka Fs harus ke warnet dulu si..., pe dibela-belain ngantri terkadang. Hehehe, jaman dulu internet masih barang mahal. Hp yang ada fasilitas net-nya juga masih jarang, rata-rata masih pakai hp yang layarnya item putih. Huahahah :-p.
Untuk mengobati rasa penasaran saya kemudian mencoba search di google dengan keyword friendster. Banyak ulasan yang menjelaskan terkait perubahan yang saya lihat barusan. Friendster kini telah berubah menjadi Free Online Games. Saya lihat deskripsinya juga berubah total. Kemungkinan tujuannya juga sudah berbeda lagi tak seperti dulu yang hanya Jejaring Sosial. 

Hmm beginilah nasib kalo yang dulunya pernah merajai namun kalah dalam melakukan R & D (red: penelitian dan pengembangan), hehe sok teu saya. Akhirnya ditinggalkan deh oleh fans-fansnya karena merasa menemukan barang plus mainan baru yang lebih asyik punya karena bisa ngelaporin apaaa ajaaa yang sedang dilakukan (kadang yang dilaporin jadi terkesan lebay, hehe). Selain itu Fb juga menyajikan kemampuan untuk mempertemukan kembali teman-teman lama melalui aplikasi yang memungkinkan orang-orang yang sama dikenal direkomendasikan untuk di add sebagai teman.

Dann ternyata beginilah nasib friendster sekarang. Kadung kalah bersaing dan sebagian besar pelanggannya kabur, apalagi semakin banyak jejaring sosial yang punya keunggulan masing-masing, beralihlah Fs ke strategi yang sungguh ekstrim si kalau boleh saya bilang. Yaitu beralih haluan dan mencoba mencari ceruk pasar baru yang mungkin lebih bisa digarap. Yah mau bagaimana lagi mungkin kondisi bisnis da persaingan yang ketat mengharuskannya menjalankan strategi yang demikian.

Tapi..., huhu jadi sedihhh...!
Kok daftar list teman-teman aku duluh dah gak ada ya?
Testi-testinya juga ngilang..
Blog percobaan yang pernah aku buat di Fs juga sudah enggak ada...
Huhu semua tinggal kenangan sepertinya...!

Jadi keinget obrolan terakhir saya di Fs dengan seorang teman ketika itu. 
Teman saya bilang, "Loh kok masih bisa ketemu di Fs kita mbak?, padahal kawan-kawan dah kabur ke Fb loh?".

Dan gara-gara obrolan ketika itu pulalah, saya jadi mau untuk mulai aktif nge Fb turut meramaikan per Fb - an (sudah daftar dari 2007 cuman jarang-jarang aktif).

Akhirnya...,
dadaa friendster....!
Walau rada telat mengetahui, tapi yahh gapapalah..., rindu yang ternyata mempertemukan kita pada kondisi yang udah enggak kaya dulu lagi (huhu, lebay abis, hiks).

Dan yahh memang tidak akan ada yang abadi di dunia ini. Apalagi cuma sekadar ciptaan manusia. Bahkan..., mungkin era FACEBOOK, TWITTER, dan semacamnya juga akan bertemu ujungnya kelak (harapan yang rada gak enak ye? hghghg).

(*by gn)

22.4.11

Passion On Fashion

Mode atau fashion adalah gaya berpakaian (tetapi juga dapat termasuk seni dan arsitektur) yang populer dalam suatu budaya. Dan?? Rupanya tema tentang fashion inilah yang menurut saya paling merajai top blogging di banyak negara.

Tengok saja, Diana Rika Sari dengan blog-nya yang berjudul Hot Chocolate and Mind. Atau Jen Ramos dengan  blog-nya Made by Girl. Dua blog ini sukses meraih follower dengan jumlah 10 ribu lebih. Jumlah yang fantastis untuk ukuran blog pribadi. Ini belum termasuk yang juga followers dengan menautkan link mereka di blog-nya.

Tengok juga situs Blog Lovin. Situs yang menfasilitasi tukar menukar informasi blog ini, menempatkan blog-blog tentang fashion sebagai blog yang populer. Diana Rika Sari di Indonesian Matters bahkan menjadi blog dengan peringkat nomor satu di Indonesia. Tapi dengan pengikut yang tak kalah dengan Jen Ramos, saya rasa Diana Rika Sari juga blogger yang moncer di dunia (followers blog-blog populer di Blog Lovin saja  tak sebanyak itu). Mereka yang sebelumnya bukan siapa-siapa, sekarang menjadi 'siapa' berkat blog fashion mereka.

Andai saya punya stock baju banyak..,
Andai saya punya pernak-pernik banyak...,

Andai ibu saya punya banyak baju keren...,
Andai saya punya saudara perempuan...,

Andai saya punya banyak uang...,
Hahahaha!

Yah..., fashion menuntut untuk selalu mengikuti perkembangan, memadupadankan style, dan sebagainya. Nah? Kalau yang dipadupadankan tak ada? Hghghghg :-p.

Dan sepertinya mereka, blogger yang konsen dalam fashion, adalah mereka yang 'money' nya lumayan-lah ya? Tebal. :-)

Dan saya? Inilah saya, blogger amburadul yang berusaha berceloteh sebaik mungkin, semampunya sesuai hati. :-D.

(gn)

26.10.10

Still Marry Me

Ini adalah drama korea kesekian yang membuat saya kepincut dan sedih bila terlewat untuk menonton setiap episodenya.

7.10.09

STARLIT

Ada yang tahu drama seri taiwan ini gak? Bagus lo.

Apresiasi Saya untuk Cinta Pertama dan Terakhir -nya Sherina

Lagu hasil ciptaan Sherina ini lagi mengena banget di hati saya. Sebuah apresiasi besar saya berikan untuk lirik, nada serta video klip dari lagu tersebut. 

15.1.08

The Butterfly Effect


Ini adalah film bergenre psikologi yang saya sukkaaaa (suka suka suka, hehe) buangggettt.

PLOT CERITA:

Pada tahun 2002, Evan Treborn ( Ashton Kutcher ), yang mengalami pelecehan seksual parah dan trauma sebagai seorang anak (diperankan oleh Logan Lerman ) dan remaja (diperankan oleh John Patrick Amedori ), kulit hitam keluarsering, sering pada saat-saat tinggi stres . Sementara menghibur seorang gadis di kamar asrama, ia menemukan bahwa ketika ia membaca dari jurnal remaja, ia perjalanan kembali dalam waktu , dan ia mampu "Redo" bagian dari masa lalunya, sehingga menyebabkan pemadaman yang ia alami sebagai seorang anak. Ada konsekuensi untuk pilihan-Nya, bagaimanapun, bahwa kemudian merambat kembali ke kehidupannya sekarang: berjangka alternatif itu bervariasi, dari mahasiswa, untuk tahanan, untuk diamputasi . Usahanya didorong oleh keinginan untuk membatalkan peristiwa yang paling tidak menyenangkan dari masa kecilnya yang bertepatan dengan pemadaman misterius, termasuk penyelamatan-Nyaanak-anak kekasihnya Kayleigh ( Amy Smart ) dari yang diganggu oleh ayahnya ( Eric Stoltz ) dan dilecehkan oleh saudara laki-agresif-nya ( William Lee Scott ).

Tindakan yang diperlukan, dan orang-orang yang memungkinkan orang lain untuk mengambil selama pemadaman, mengganti timeline di masa depan yang baru dimana dia terbangun. Saat ia terus melakukan hal ini ia menyadari bahwa meskipun niatnya baik tindakannya memiliki konsekuensi tak terduga. Selain itu, asimilasi senilai puluhan tahun kenangan baru dari jadwal alternatif menyebabkan dia kerusakan otak dan mimisan parah. Akhirnya, ia memutuskan bahwa usahanya untuk mengubah masa lalu sampai akhir hanya merugikan orang-orang yang peduli. Tapi Evan menyadari bahwa penyebab utama dari penderitaan semua orang di semua jadwal yang berbeda adalah dirinya sendiri.

Pada akhir film, Evan sengaja perjalanan kembali dalam waktu satu waktu akhir untuk hari pertama ia bertemu Kayleigh.Menakuti pergi, dia akhirnya berhasil menyelamatkan nyawa Kayleigh. Dia kemudian menghancurkan semua jurnal dan kenangan sehingga ia tidak pernah tergoda lagi untuk membuat perubahan lagi.

Film berakhir delapan tahun di masa depan dengan Evan meninggalkan sebuah gedung perkantoran di Manhattan dan lulus Kayleigh di trotoar siang hari ramai. Mereka bergantian berhenti dan berubah setelah bercak dan melewati satu sama lain.Sementara Kayleigh tampaknya hanya memiliki isyarat samar setelah melihat dia di suatu tempat sebelumnya, Evan mengingat dengan sangat baik dan setelah ragu-ragu, memungkinkan saat ini untuk lulus dan membiarkan dia berjalan menjauh darinya tanpa berkata apa-apa.